KTP Berbasis NIK Berlaku Mulai 1 Januari

Selong,NTB–Pemerintah nampaknya sudah sangat serius untuk membenahi administrasi kependudukan dengan berlakukan KTP berbasi nomor induk kependudukan (NIK) secara Nasional. Mengantisipasi hal itu, Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy, secara khusus telah melayangkan Surat Edaran Bupati Nomor 51/114/UM/2009 perihal surat keterangan pindah-datang bagi TKI, dan surat nomor 474/170/KPS/2009 tanggal 7 Desember 2009, perihal Pelayanan KTP berbasis NIK secara Nasional kepada seluruh camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten.

Inti surat Nomor 474/170/KPS/2009, antara lain meminta Camat, Kades dan Lurah untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa pelayanan KTP berbasis NIK secara Nasional akan dilakukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur mulai Januari 2010. Karena itu bagi penduduk yang telah memiliki KTP tetapi belum berbasis NIK harus mengajukan penggantian KTP berbasis NIK sesuai domisili penduduk yang bersangkutan, paling lambat akhir tahun 2011. Sedangkan bagi penduduk yang telah memiliki KTP seumur hidup yang sudah mempunyai NIK harus disesuaikan paling lambat tahun 2011.

Pemberlakuan aturan ini, telah ditindaklajuti dengan pengundangan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 9 Tahun 2009 tentang perubahan atas Perda Kabupaten Lombok Timur nomor 5 Tahun 2006 tentang retribusi pelayanan administrasi akte catata sipil, kartu keluarga (KK) dan KTP Kabupaten Lombok Timur. Perda tersebut didasarkan pada amanat Pasal 101 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, pemerintah memberikan NIK kepada setiap penduduk paling lambat akhir tahun 2011 dan dicantumkan dalam KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Timur, Drs. H. Sanusi, kepada media ini tadi pagi, Selasa (29/12) di ruang kerjanya menjelaskan, surat keterangan pindah-datang TKI itu telah mulai diberlakukan Nopember 2009, sedangkan KTP berbasis NIK dan KK diberlakukan mulai Januari 2010.

Dengan pemberlakuan aturan tersebut, ujarnya, setiap penduduk hanya memiliki satu KTP yang dapat berlaku di seluruh Indonesia. Selama ini, banyak orang memiliki KTP ganda karena kondisi pemberlakuan KTP secara lokal untuk pengurusan berbagai hal. “ Sekarang walaupun KTP Lombok Timur, tetap bisa digunakan untuk pengurusan surat tanah di Kabupaten lain”, imbuhnya mengumpamakan.

Apa saja syarat mengurus KTP berbasis NIK di Dinas Dukcapil ?. H. Sanusi menyebutkan, usia penduduk minimal 17 tahun atau berstatus kawin atau pernah kawin sehingga berstatus janda atau duda, melampirkan surat pengantar dari RT/RW, Kades/Lurah, Foto Copy Kartu Keluarga (KK), Foto Copy Akte Nikah atau akte perkawinan bagi yang belum berusia 17 tahun, surat keterangan datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh dinas Dukcapil bagi WNI yang pulang dari Luar Negeri karena pindah, dan Pas Poto 2X3 sebanyak 2 lembar.

Bagi penduduk yang lahir pada tahun ganjil, disyaratkan menyerahkan pas poto berwarna dengan latar belakang berwarna merah, sedangkan yang lahir pada tahun genap pas poto yang diserahkan berlatar belakang warna biru. (Sb::Hubkominfo Lombok Timur)

About these ads

Satu Tanggapan

  1. kenapa musti di satu kantor aja? Apa nanti ndak kewalahan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 61 pengikut lainnya.