Film Film Bertemakan Valentin Laris Manis

Dear JohnInfo Film (scBS) — Film film bertemakan valentine day di Amerika Serikat nampaknya laku keras akhir akhir ini. Ambil contoh, Dear John, sebuah film yang diadaptasi dari novel karya Nicholas Sparks memang dimaksudkan untuk ditonton dalam menyambut hari kasih sayang, Valentin, pada setiap 14 Februari. Sejak dirilis 5 Februari lalu di bioskop-bioskop di kawasan Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada), film ini mampu menggeser Avatar, yang selama delapan pekan berturut-turut menjadi film terlaris.

Siapa yang bisa mengira, ternyata proyek raksasa James Cameron dengan biaya produksi sekitar lebih dari US$ 300 juta itu dikalahkan Dear John, film berbiaya hanya sebesar US$ 25 juta atau seperdua belas kali.

Kampanye iklan pemasaran besar-besaran yang dilakukan Dear John diantaranya melalui media jejaring sosial, seperti Twitter dan Facebook, berhasil mencuri menyedot keinginan penonton untuk datang ke bioskop. Film ini disutradarai Lasse Hallstrom.

Dear John, selama pemutaran perdananya pada Jumat hingga Minggu di Amerika Serikat dan Kanada, perolehan pendapatan langsung melesat ke level US$ 32,4 juta, sehingga film ini menempati urutan teratas dengan pendapatan terbanyak selama tiga hari itu.

Sedangkan film tiga dimensi (3-D) Avatar yang dalam perhelatan Golden Globe akhir Januari lalu mendapat penghargaan film terbaik, terpeleset di tempat kedua dengan pendapatan US$ 23,6 juta. Walau demikian, total pendapatan Avatar dari bioskop-bioskop yang ada di seluruh dunia masih yang tertinggi, yakni US$ 2,21 miliar.

Sementara itu, Valentine’s Day, yang disutradarai Garry Marshall, film yang juga dikemas untuk menyambut hari kasih sayang mulai tayang di bioskop-bioskop di Amerika Serikat dan Kanada dua hari menjelang Valentin. Film ini mengisahkan sebuah film komedi romantis yang meramu berbagai cerita cinta dari beberapa pasangan yang ada di New York dalam satu hari. Hampir mirip-mirip dengan New York, I Love You, yang juga meramu berbagai cerita cinta di kota ini. Bedanya, Valentine’s Day menampilkan kisah-kisah cinta yang terjadi hanya dalam satu hari.

Marshall menggandeng lebih dari 20 pemain top yang sudah punya nama untuk ikut terlibat dalam proyek film ini. Ada Anne Hathaway, Ashton Kutcher, Bradley Cooper, Jamie Foxx, Jessica Alba, Jessica Biel, Jennifer Garner, Kathy Bates, Patrick Dempsey, Shirley MacLaine, Taylor Swift, serta Queen Latifah. Tentu saja Julia Roberts menjadi daya tarik utama film ini.

Film lainnya yang dimaksudkan untuk menyambut Valentin adalah When in Rome. Film ini dirilis pada 29 Januari lalu. Film yang diilhami dari film buatan 1954, Three Coins in the Fountain, itu memajang Kristen Bell sebagai Beth Harper, tokoh utama wanita.

Sama seperti film-film komedi romantis lainnya, When in Rome bertutur tentang mitos cinta ala air mancur Roma. Konon di Roma, jika orang melempar koin ke situ dan koinnya diambil oleh orang lain, si orang lain akan tergila-gila kepada si pelempar koin. Maka itulah yang dilakukan Harper ketika datang ke Roma. Ia berharap, dengan melempar koin ke kolam cinta itu, koin itu akan ditemukan oleh pria idamannya. Film When in Rome disutradarai Mark Steven Johnson, yang sebelumnya dikenal lewat film-film komik superhero-nya, seperti Daredevil dan Ghost Rider.

Kristen Bell, pemeran utama film ini, mengatakan, "Ini bukan film tentang seorang gadis yang mengejar-ngejar pria, seperti yang biasa ada di film-film lainnya. Jadi, oke saya mau bermain dalam film ini. "

Sumber: Tempo, AFP, AP, Washington Post, New York Times.

Berita Lainnya:

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.